CILEGON, (LC) – Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Cilegon resmi dilantik dalam agenda pelantikan dan rapat kerja daerah (Rakerda) yang digelar di Aula DPRD Kota Cilegon, Sabtu (17/10/2026).
Pelantikan tersebut menjadi momentum bagi Fatayat NU Cilegon untuk memperkuat peran perempuan muda dalam pembangunan daerah, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Kegiatan itu dihadiri Sekretaris Wilayah Pimpinan Wilayah Fatayat NU Banten Herawati, Ketua PCNU Kota Cilegon H. Erik Rebi’in, Anggota DPRD Kota Cilegon Qoidatul Sitta, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kota Cilegon Rahmatulloh yang mewakili pemerintah daerah, perwakilan Bawaslu Cilegon Subi’ah, serta jajaran badan otonom NU dan tamu undangan.
Ketua PC Fatayat NU Kota Cilegon, Ani Neli, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya pelantikan dan rapat kerja tersebut.
Ia menegaskan, Fatayat NU ingin mengambil bagian dalam pembangunan Kota Cilegon melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya perempuan dan keluarga.
“Perempuan muda tidak hanya menjadi penonton di tengah perubahan zaman, tetapi menjadi pelaku perubahan yang membawa nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan,” katanya.
Menurut Ani, kemajuan daerah tidak cukup hanya diukur dari pertumbuhan industri, besarnya investasi, maupun pembangunan infrastruktur. Kualitas sumber daya manusia, ketahanan keluarga, karakter generasi muda, serta kesempatan bagi perempuan untuk berkembang juga menjadi indikator penting.
“Saya berharap kader Fatayat NU dapat berkontribusi dalam pendampingan perempuan, pemberdayaan keluarga, peningkatan literasi dan keterampilan, serta menjawab persoalan pendidikan, kesehatan, ekonomi, lingkungan, dan tantangan digital.
“Dan pengurus yang baru dilantik agar tidak sekadar tercatat dalam struktur organisasi, tetapi mampu menunjukkan kerja nyata dan konsisten dalam pengabdian kepada masyarakat,” sambungnya.
Sementara itu, Ketua PCNU Kota Cilegon Erik Rebi’in mendorong Fatayat NU untuk turut membantu pemerintah dalam menangani persoalan pendidikan, khususnya anak-anak yang belum mengakses pendidikan formal.
Erik menyinggung adanya anak-anak di Kota Cilegon yang belum memenuhi persyaratan masuk sekolah dasar terkait kelulusan taman kanak-kanak. Ia meminta organisasi perempuan NU ikut mencari solusi agar anak-anak tersebut tetap mendapatkan akses pendidikan.
“Jangan sampai ada anak-anak Kota Cilegon yang tidak bersekolah dengan alasan apa pun. Mari kita cari tahu persoalannya, kemudian bersama-sama membantu mereka agar bisa bersekolah,” ujarnya.
Erik berharap Fatayat NU dapat berperan aktif mendampingi masyarakat dan membantu mengidentifikasi anak-anak yang terkendala mengakses pendidikan.
Sekretaris Wilayah Pimpinan Wilayah Fatayat NU Banten, Herawati, mengapresiasi semangat kepengurusan PC Fatayat NU Cilegon di bawah kepemimpinan Ani Neli.
Ia berharap kepengurusan baru dapat memperluas jangkauan organisasi melalui penguatan kaderisasi dan pembentukan struktur kepengurusan hingga tingkat kecamatan, kelurahan, serta lingkungan masyarakat.
“Saya mengajak seluruh kader Fatayat NU Cilegon memperkuat kebersamaan, meningkatkan kualitas kader, serta memperluas manfaat organisasi bagi masyarakat,”ungkapnya.
(Anto-Red)***
