Ratusan Anggota FKOTAS Cilegon Gelar Bimtek, Ini Tujuannya

Oleh: Langit Cilegon
15 views
A+A-
Reset

CILEGON, (LC) – Forum Komunikasi Operaror dan Tenaga Adminstrasi Sekolah (FKOTAS) kota Cilegon menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) selama dua hari yakni Jum’at dan Sabtu bertempat di salah satu hotel di Anyer

Ketua FKOTAS Kota Cilegon, Hermansyah, mengatakan, tujuan diadakannya Bintek tersebut , , guna meningkatkan kompetensi operator dalam pengelolaan dan pemutakhiran data pendidikan, sehingga data yang bisa di lihat di Dapodik bisa lebih akurat, Valid dan bisa di pertanggung jawabkan

“Keseluruhan Anggota Fkotas di kota Cilegon ini ada 650, namun yang jadi peserta hanya 245 saja ya, allhamdulilah berjalan dengan lancar” ujar Hermansyah, Sabtu (22/08/2026)

Diharapankan dengan diadakan nya Bimtek tersebut para peserta bisa menerapkan ilmu di satuan pendidikan masing – masing

“Harapan kami tentu para peserta bisa menerapkan apa yang di peroleh pada Bimtek ini di satuan pendidikan nya masing-masing” tutur nya

Selain itu di hari yang sama dirangkaikan juga pelantikan Ketua dan pengurus FKOTAS Kota Cilegon periode 2025 sampai dengan 2028 yang langsung dilantik oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) kota Cilegon

“Allhamdulilah saya kembali dipercaya dan terpilih kembali sebagai ketua FKOTAS periode 2025 – 2028. Dimana saat pemilihan ada Kandidat atau calon dari  masing-masing kecamatan dan di pilih langsung oleh 262 Anggota, serta yang melantik kami saat itu yakni Bu Heni selaku Kepala Dindikbud Cilegon” ujar nya

Dilain sisi, Operator sekolah yang merupakan jantung sekolah lantaran yang memiliki tugas untuk mengelola, memasukkan, dan memvalidasi data penting sekolah—termasuk data siswa ke dalam sistem resmi pemerintah.

Hal itu dilakukan agar informasi selalu akurat dan tepat waktu, rupa nya pada tahun 2024 sampai dengan saat ini tidak lagi menerima Insentif sebesar Rp.450 ribu setiap bulan nya

“Tadi nya ada Insentif untuk operator, dari tahun 2024 itu dihilangkan karena saat itu lagi gencar – gencar nya efesiensi, sampai saat ini belum menerima kembali, nilai nya 450 ribu tiap bulan yang dicairkan pertriwulan” terang nya

Operator sekolah yang merupakan Guru pengajar ini seharusnya diberikan insentif tambahan, lantaran mereka memiliki tugas tambahan diluar tugas pokok sebagai pengajar

“Namun Kabar nya Dindikbud Cilegon lagi mengupayakan Insentif untuk operator di kebalikan kembali, kami berharap seperti itu ya dan semoga ini bisa terealisasi”ungkapnya.

(Anto-Red)***

REKOMENDASI BERITA

TINGGALKAN KOMENTAR