CILEGON, (LC)- Menjadikan setiap keringat sebagai nilai ibadah adalah prinsip yang dipegang teguh oleh Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0623/Cilegon.
Rasa cinta kepada tempat suci memacu motivasi tak terbatas bagi para prajurit untuk segera merampungkan pemugaran fasilitas keagamaan di Kelurahan Mekar Sari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon.
Di lokasi, pengerjaan kini memasuki finishing area atas, yaitu penguatan struktur atap dan pelapisan penutup eksterior mushola.
Kerja sama yang padu antara personel TNI dan masyarakat membuat material atap terpasang cepat tanpa mengurangi aspek keamanan bangunan.
Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 0623 Cilegon, Letkol Inf Imam Buchori, S.H., M.I.P., menyatakan rasa syukur atas dedikasi tanpa pamrih tim di lapangan.
“Pengerjaan bagian atap ini berjalan lancar karena dikerjakan dengan hati yang ikhlas. Kami ingin masyarakat segera mempergunakan tempat ini untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta dalam suasana yang khusyuk,” tutur Letkol Inf Imam Buchori,Jumat,15 Mei 2026.
Ia menuturkan, secara sosial, berdirinya mushola baru ini bertindak sebagai pemersatu umat dan perekat kohesi sosial di Kelurahan Mekar Sari.
Fasilitas yang memadai ini, ujar dia, akan memancing antusiasme warga untuk meramaikan kegiatan hari besar keagamaan, memperkuat sistem gotong royong warga, serta menjadi wadah pembentukan karakter anak-anak sejak dini.
“Sinergi ini memperkecil potensi konflik sosial melalui penguatan fondasi moral di tingkat rukun tetangga,”ujarnya.
Penyelesaian struktur atap mushola pada program TMMD ke-128 ini, ucap dia, menjadi simbol suksesnya kolaborasi yang tidak hanya memayungi fisik bangunan.
“Tetapi juga memayungi kerukunan sosial demi terciptanya masyarakat Pulomerak yang madani dan bersatu padu,”katanya.
Ketua RW 05 Kelurahan Tamansari, Jam’ani, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran TNI atas perhatian yang diberikan kepada warganya.
“Rehab mushola ini sangat kami butuhkan dan tentu menjadi kebanggaan bagi kami dimana kami bisa melaksanakan ibadah,”ungkapnya.
Ia berharap, setelah selesai direhabilitasi, mushola tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi warga sekitar.
“Mudah-mudahan mushola ini bisa lebih bermanfaat dan digunakan dengan baik oleh masyarakat untuk beribadah,”tandasnya.
(Himawan Sutanto-Red)***
