Kota Cilegon, (LC)-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon menyebut akan menutup Sekolah Dasar (SD) Negeri Cilodan yang berada di Gunung Sugih, Kecamatan Ciwandan pada tahun ini.
Kepala Dindikbud Kota Cilegon Heni Anita Susila mengatakan, ditutupnya sekolah tersebut, lantaran di SDN Cilodan sudah tidak lagi menerima murid baru sejak tahun 2024.
“Kita sudah mengkaji bahwa SD itu sudah tidak lagi menerima murid baru, dan dari Pak Wali juga secara lisan sudah setuju menutup sekolahnya,” kata Heni Anita Susila.
Heni mengungkapkan, jumlah siswa di SDN Cilodan sampai Juli 2025 ini hanya terdapat 36 orang siswa. Adapun pihaknya telah mengkaji dan berkoordinasi dengan Wali Kota Cilegon terkait hal tersebut.
“Saat ini siswanya hanya berjumlah 36 anak dari kelas 4, kelas 5, dan kelas 6 saja. Jadi kalau kelas 1, kelas 2, dan kelas 3 itu memang ga ada siswanya,” ungkapya.
Adapun faktor tidak bertambahnya siswa tersebut, kata dia, lantaran penduduk sekitar telah pindah, di mana tanah tersebut telah dibeli oleh PT Pancapuri Indoperkasa, anak perusahaan PT Chandra Asri.
“Sekolahnya ada di perbatasan Ciwandan dan Anyer, yang sekarang penduduknya juga pindah karena tanahnya sudah dibeli dan disana tinggal sekolah itu saja,” jelasnya.
Adapun untuk Surat Keputusan (SK) Walikota tentang penutupan SDN Cilodan akan segera dikeluarkan oleh Pemkot Cilegon. Nantinya pihak Dindikbud Kota Cilegon akan segera mengurus perpindahan siswa dan guru ke domisili terdekat.
“Anak-anaknya akan dialihkan ke sekolah domisili terdekat, ada 2 SD yaitu SDN Pangabuan dan SDN Gunung Sugih,” pungkasnya.(Aditya-Red)***
