Tiga Pengurus Forward jadi Narsum Diklat Jurnalistik Pramuka Cilegon

Oleh: Langit Cilegon
348 views
A+A-
Reset

Kota Cilegon, (LC)- Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kota Cilegon menggelar Pelatihan Jurnalistik bagi Pramuka Penegak dan Pandega Tahun 2025, Sabtu, 13 Dsember 2025.

Dalam kegiatan tersebut Gerakan Pramuka Kota Cilegon, bekerjasama dengan Forum Wartawan Kebudayaan (Forward).

Tiga pengurus Forward yang terlibat sebagai pemateri yakni Azharuddin Salim Siregar Ketua Bidang Kemitraan dan Jaringan.

Anggota Bidang Kreatif dan Literasi Digital, Madrasi. Serta pengurus Sekretaris II Forward Kota Cilegon, Dede Irawan.

Kehadiran mereka memberikan penguatan materi sekaligus pengalaman praktis dunia jurnalistik kepada para peserta.

Pelatihan yang digelar di Aula eks UPTD Pendidikan Kecamatan Jombang, ini diikuti oleh 45 peserta dari berbagai kwartir ranting se-Kota Cilegon.

Wakil Ketua Bidang Abdimas dan Humas Kwarcab Kota Cilegon, Suhendi, mengatakan, pelatihan jurnalistik merupakan bagian penting dari roadmap pembinaan Pramuka yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Program ini sudah kami rancang sejak tahun lalu. Pelatihan jurnalistik menjadi penting agar Pramuka tidak hanya aktif di lapangan, tetapi juga mampu menyampaikan informasi secara benar, berimbang, dan bertanggung jawab,” katanya.

Ia menilai literasi media kini menjadi kebutuhan mendesak. Pramuka, sebagai organisasi kepemudaan yang menjunjung tinggi karakter dan nilai kebangsaan, dituntut hadir sebagai penjernih informasi di tengah maraknya hoaks dan konten instan di ruang digital.

“Kami ingin lahir jurnalis-jurnalis muda dari Pramuka. Anak muda yang bukan hanya cepat mengakses informasi, tetapi juga cakap mengolah dan menyampaikannya dengan etika,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Forward, Rizal Arif Baihaqi menyatakan, bahwa keterlibatan Forward dalam kegiatan ini, merupakan bentuk tanggung jawab moral insan pers terhadap penguatan literasi publik, khususnya di kalangan generasi muda.

“Jurnalistik bukan sekadar keterampilan menulis berita, tetapi sikap berpikir. Kami dari Forward mendorong Pramuka untuk menjadi generasi yang kritis, beretika, dan berakar pada nilai-nilai kebudayaan dalam menyampaikan informasi,”tuturnya.

Ia menambahkan, pemahaman jurnalistik sejak dini akan membekali Pramuka agar tidak mudah terjebak arus informasi instan dan mampu memanfaatkan teknologi, termasuk Artificial Intelligence (AI), secara bijak dan bertanggung jawab.

Pelatihan ini dirancang komprehensif dan aplikatif. Selain materi dasar jurnalistik, peserta juga dibekali teknik video jurnalistik serta pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam dunia media, sebuah pendekatan progresif yang menegaskan keseriusan Kwarcab Cilegon mengikuti perkembangan zaman.

Ketua Panitia sekaligus Andalan Cabang Urusan Sosial Media dan Teknologi Kwarcab Kota Cilegon, Ka Nasrudin, menyebut kegiatan ini sebagai investasi jangka panjang bagi organisasi.

“Kuota peserta terpenuhi, 45 orang dari berbagai ranting. Ini bukti bahwa Pramuka Cilegon haus akan ruang belajar yang relevan dengan tantangan zaman,” kata Nasrudin.

Hasil pelatihan ini, ujar dia, tidak akan berhenti di ruang kelas. Peserta akan dilibatkan langsung dalam peliputan kegiatan Kwarcab serta berpartisipasi dalam berbagai lomba jurnalistik dengan apresiasi menarik.

“Kami tidak ingin kegiatan ini berhenti di ruangan. Harus berkelanjutan, produktif, dan berdampak. Pramuka harus hadir sebagai produsen informasi positif di ruang publik,”ucapnya.

Melalui pelatihan jurnalistik ini, Kwarcab Kota Cilegon bersama FORWARD menegaskan perannya sebagai penggerak literasi digital yang visioner.

Pramuka kini tak lagi semata identik dengan baris-berbaris dan kegiatan alam terbuka, tetapi juga tampil sebagai garda depan literasi media, siap melahirkan jurnalis muda yang tajam berpikir, cerdas bersikap, dan bertanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

(Mang Jeo-Red)***

REKOMENDASI BERITA

TINGGALKAN KOMENTAR