CILEGON, (LC)- Banjir yang melanda Kota Cilegon beberapa waktu lalu, membuat sejumlah elemen masyarakat melakukan peninjauan langsung dan turun dilingkungannya.
Tidak terkecuali dengan sejumlah anggota DPRD Cilegon. Mereka beramai-ramai memperhatikan kondisi lingkungannya dan juga memberikan bantuan.
Bukan hanya itu, mereka juga langsung turun ke lapangan tanpa memperhatikan keadaan sekitar yang masih becek guna melihat langsung kondisi lapangan.
Seperti halnya yang dilakukan anggota DPRD Cilegon dari Fraksi Gerindra, Aflahul Aziz Ahmad, yang terlihat meninjau berbagai kondisi lingkungan.
Terlihat dalam whatsapp story, pria yang terpilih sebagai anggota DPRD Cilegon dari dapil Citangkil-Ciwandan, menemani masyarakat melihat kondisi lingkungan.
Mulai dari saluran kanal, di wilayah Kubangsaron sampai denganmemanjat dinding pembatas yang mengakibatkan pembuangan air terhambat.
“Ini masukkan dari RT kami dilingkungan Kubang Saron yang ada sungai, agar dibuatkan tembok penahan tanah. Mengingat abrasi sudah sedemikian parah, hingga air tidak tertampung dan masuk pesawahan,”katanya, Minggu, 11 Januari 2026.
Baca Juga :
https://langitcilegon.id/stadion-geger-cilegon-bakal-diperluas-untuk-otomotif-center/
Ia menuturkan, selain itu dalam kanal tersebut juga ada pendangkalan yang harus di keruk, sehingga lebih dalam.
“Ada pendangkalan yang harus di keruk, sehingga agak dalam. Terus juga saluran kanal ini masuk ke industry. Ditambah jembatan agak pendek, jadi solusinya dibuat TPT, tapi di keruk terlebih dahulu,”ujarnya.
Pada saat banjir yang terjadi, ujar dia, pihaknya mendistribusikan bantuan beras sebanyak 20 karung, nasi 200 bungkus, peralatan mandi, peralatan kebersihan, makanan bayi, obat-obatan dan uang tunai.
“Kami salurkan bantuan untuk masyarakat di Lingkungan Penauan, Pintu Air, Kebanjiran yang semuanya berada di Kelurahan Kubangsari, Kecamatan Ciwandan,” ungkapnya.
(Mang Jeo-Red)***
