Dewan Minta Dishub Cilegon Lakukan Upaya Terobosan Guna Peningkatan PAD

Oleh: Langit Cilegon
7 views
A+A-
Reset

CILEGON, (LC)- Anggota DPRD Cilegon meminta agar Dinas Perhubungan Kota Cilegon dapat melakukan terobosan guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah.

Hal itu terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi IV DPRD Cilegon dengan Dinas Perhubungan, Selasa, 14 Juli 2026.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Cilegon Ahmad Aflahul Aziz, mengatakan, Jalan Lingkar Selatan (JLS) mempunyai potensi yang sangat besar. Dimana, hal itu Pemkot Cilegon bisa menyediakan kantong parkir.

“Persoalan parkir selama ini menjadi salah satu pendapatan yang bagus didaerah lainnya. Oleh karena itu alangkah baiknya Dishub Cilegon membuat kantong parkir yang dapat memuat mobil besar,”katanya.

Ia menuturkan, persoalan parkir selama ini menjadi perhatian khusus. Mengingat sudah sejak lama, mobil truck parkir disembarang jalan. Oleh karena itu, selain penataan, hal itu bisa memberi sebuah solusi pendapatan.

“Selama fasilitas parkir belum tersedia, kendaraan akan terus memanfaatkan bahu hingga badan jalan sebagai tempat parkir, yang berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas sekaligus meningkatkan risiko kecelakaan.

Ia menilai pembangunan kantong parkir bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan investasi pelayanan publik yang memiliki dampak langsung terhadap keamanan, kenyamanan pengguna jalan, serta wajah penataan kawasan JLS yang menjadi salah satu jalur strategis di Kota Cilegon.

Jika dikelola secara profesional melalui sistem retribusi maupun kerja sama dengan pihak ketiga, keberadaan fasilitas itu diyakini mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Namun, ia mengingatkan agar pengelolaannya dilakukan secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, sehingga tidak hanya menjadi sumber pendapatan, tetapi juga menghadirkan layanan publik yang berkualitas.

Selain menyoroti persoalan parkir, Aziz juga mengkritisi pelayanan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang masih kerap dikeluhkan masyarakat. Menurutnya, lambatnya penanganan lampu jalan yang padam tidak lepas dari keterbatasan sarana operasional yang dimiliki Dinas Perhubungan.

“Saat ini Dishub hanya memiliki satu unit bucket truck untuk melayani seluruh wilayah Kota Cilegon. Kondisi ini tentu berdampak pada lambatnya penanganan kerusakan PJU,” katanya.

Atas kondisi tersebut, Komisi IV merekomendasikan penambahan armada operasional beserta peralatan pendukung, peningkatan jumlah personel teknis yang kompeten, penambahan anggaran pemeliharaan, pembangunan sistem pengaduan masyarakat yang terintegrasi dengan standar waktu penyelesaian (service level agreement), inspeksi rutin jaringan PJU, hingga penerapan teknologi lampu jalan hemat energi berbasis digital.

“Orientasi kami bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi memastikan pelayanan publik semakin baik, keselamatan pengguna jalan meningkat, dan potensi pendapatan daerah dapat dioptimalkan untuk mendukung pembangunan Kota Cilegon,” ungkapnya.

(Anto-Red)***

REKOMENDASI BERITA

TINGGALKAN KOMENTAR