Walikota Cilegon Helldy Agustian Dipanggil Wapres RI Maruf Amin, Ada Apa

Oleh: Langit Cilegon
525 views
A+A-
Reset

Kota Cilegon, (LC)- Walikota Cilegon Helldy Agustian, besok, Kamis, 8 Agustus 2024 dikabarkan dipanggil oleh Wakil Presiden RI, Maruf Amin.

Kepastian dipanggilnya Walikota Cilegon Helldy Agustian oleh Wapres RI Maruf Amin, dibenarkan oleh Kadiskominfo Cilegon, Agus Zulkarnain.

“Iya benar, sesuai dengan undangan yang ditanda tangani oleh Pak mentri Muhadjir Efendi, Pak Wali Helldy dipanggil oleh Pak Wapres Maruf Amin,”kata Agus Zulkarnain, Rabu, 7 Agustus 2024.

Ia menuturkan, Pak Walikota Cilegon, Helldy Agustian direncanakan menerima penghargaan dari Pak Wapres atas dedikasi dalam program Universal Helath Coverage.

“Jadi, memang kalau melihat undangan ada beberapa sesi. Dimana penghargaan langsung dari Pak Wapres. Kemudian dilanjutkan sama Pak Mentri PMK. Alhamdullilah, Kota Cilegon semakin dikenal,”ujarnya.

Ia menambahkan, program UHC, merupakan salah satu program inovasi dari Pak Wali Helldy Agustian yang sudah berjalan.

“Dimana program ini disambut baik oleh masyarakat. Karena berobat gratis di rumah sakit yang ada di Kota Cilegon, cukup memakai identitas atau KTP,” tuturnya.

Informasi yang berhasil dihimpun, program UHC Pemkot Cilegon kembali memecahkan rekor di bidang kesehatan.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Universal Health Coverage (UHC) atau cakupan jaminan kesehatan kini sudah menembus angka 100,02 persen.

Oleh karena itu, seluruh masyarakat Kota Cilegon sudah terdaftar di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Sebelum menyentuh angka 100,02 persen, capaian UHC Kota Cilegon mencapai 99,85 persen. Itu artinya, seluruh jajarannya yang terkait, terutama di Dinas Kesehatan, terus mendorong agar seluruh warga bisa terdata dan terdaftar di BPJS Kesehatan.

Dimana, UHC ini merupakan sistem penjaminan kesehatan yang memastikan setiap warga memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan.

Dengan UHC yang mencapai 100 persen, masyarakat tidak perlu khawatir bila menghadapi rawat inap di rumah sakit.

Dari jumlah penduduk yang terdaftar di BPJS Kesehatan sebanyak 461.117 jiwa, 198.838 jiwa diantaranya merupakan pekerja penerima upah (PPU) seperti Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, pekerja swasta, pegawai BUMN dan BUMD.

Selain itu, 99.257 warga merupakan penerima bantuan iuran (PBI) yang dibiayai APBD baik Provinsi Banten maupun Kota Cilegon. Ada juga 78.156 warga merupakan pekerja informal, 75.881 PBI dari dana APBN, serta 8.985 warga yang merupakan bukan pekerja seperti investor, pemberi kerja, veteran dan pensiunan. (Aditya-Red)***

REKOMENDASI BERITA

TINGGALKAN KOMENTAR