CILEGON, (LC)- Curah hujan yang tinggi membuat Kota Cilegon dan sekitarnya di sergap banjir, pohon tumbang serta tembok rumah dinas Wali kota Cilegon roboh, Sabtu, 7 Maret 2026.
Informasi yang berhasil dihimpun redaksi, hujan dengan intensitas tinggi mulai dari pukul 19.00 wib.
Berdasarkan info di redaksi, banjir mulai terjadi diwilayah Kelurahan Pabean, Kecamatan Purwakarta. Dimana Kali Pabean dan Pecinan meluap hingga tumpah dan masuk ke rumah warga.
Selain di Purwakarta, komplek perumahan Metro yang berada di 3 Kelurahan yakni Kebondalem, Panggung Rawi dan Gedong Dalem di landa banjir.
Sejumlah lingkungan di komplek perumahan Metro juga meminta bantuan perahu karet untuk evakuasi warga.
Selain komplek Metro, perumahan islamic village di Kelurahan Ciwedus juga diterjang banjir. Hal itu terjadi setelah luapan sungai atau kali kalong tumpah dan masuk perumahan warga.
Wilayah Tegal Cabe, Kelurahan Citangkil, Kecamatan citangkil juga dilanda banjir. Dimana ketinggian air mencapai 50-80 cm.
Selain banjir, hujan deras juga mengkibatkan pohon tumbang di dekat monumen geger Cilegon. Hingga menyebabkan kemacetan dan jalan diputar balik.

Hujan yang terus menerus sampai dengan Minggu, 9 Maret 2026, dini hari sekitar pukul 00.10 wib, membuat tembok rumah dinas Wali Kota Cilegon roboh.
Beruntung tidak memakan korban jiwa, namun kendaraan dan 1 (satu) rumah warga tertimpa. Diduga tembok tidak kuat menahan derasnya air yang mengalir dan sudah tua.
Akibat curah hujan yang tinggi, terjadi longsor di Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak. Dan menimpa kendaraan roda 2. Beruntung tidak memakan korban jiwa.
Kejadian Cilegon dilanda banjir sampai dengan insiden pohon tumbang, robohnya pagar tembok dan longsor curah hujan yang tinggi. Akibat dari cuaca ekstrem.
Sampai dengan berita ini tayang, redaksi belum menerima secara keseluruhan wilayah yang terendam dan terdampak.
Relawan kebencanaan mulai dari PMI, Tagana, Pramuka Peduli, TNI dan Polri yang dikomandoi oleh BPBD sudah melakukan aksi cepat tanggap dilokasi.
(Mang Jeo)***
